Kesemutan di Tangan

Kesemutan di Tangan - Kesemutan pada pergelangan tangan, ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah. Apabila kondisi tersebut terus didiamkan, otot pada telapak tangan sisi ibu jari akan mengecil. panas atau nyeri (terutama ketika malam), sering disertai kesemutan. Keluhan nyeri itu terjadi pada lengan bawah dan siku, terkadang juga di daerah bahu. Rasa nyeri itu biasanya sedikit berkurang, apabila di penderita memijat atau mengistirahatkan tangan dengan meletakkannya pada posisi yang lebih tinggi.

Kesemutan di Tangan

Kesemutan di Tangan

Kesemutan di Tangan

Kesemutan di Tangan terutama dibagian jari-jari sering dialami oleh siapa saja saat ini, tidak memandang jenis kelamin dan pekerjaan, mulai dari wartawan, mekanik sampai ibu-ibu rumah tangga. Carpal tunnel syndrome (CTS) dalam Bahasa Indonesia disebut sindroma terowongan karpal adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh terjepitnya saraf medianus di daerah pergelangan tangan. Semua keluhan nyeri Kesemutan di Tangan ini tak jarang dirasakan di seluruh bagian tangan sehingga jemari tangan pun sulit untuk menggenggan dan menggepal.

Efek lanjutan dari kesemutan tangan, adalah :

1. Terjadi pembengkakan dan kekakuan pada jari jemari pergelangan tangan dan tangan.

2. Seandainya tak segera diobati, penyakit ini berpotensi mengakibatkan kelumpuhan tangan.

Pengobatan pada kesemutan di tangan

Dengan menjalani serangkaian terapi. penentuan tahapan terapi dipilih tergantung dari tingkat keparahan sindroma tersebut. ada terapi konservatif dan operatif

Terapi konservatif, meliputi :

  1. Mengistirahatkan pergelangan tangan dan mengompresnya dengan kompres dingin.
  2. Pemasangan bidai pada pergelangan tangan pada posisi betral atau lurus. Bidai bisa dipasang terus-menerus atau hanya pada malam hari selama 2-3 minggu.
  3. Pemberian vitamin B6
  4. Fisioterapi
  5. Jika terapi konservatif tidak dapat menyembuhkan, maka terapi operatif berupa pembedahan biasanya akan dilakukan.

Kesemutan di tangan yang dikaitkan dengan analgesik epidural, sedangkan wanita yang tidak mendapat analgesik epidural tetapi mengalami kesemutan sebanyak 2,2 %.

Gejala Kesemutan di Tangan

Gejala kesemutan di tangan bisa disebabkan karena beberapa gangguan penyakit, misalnya adalah :

  1. Penyakit diabetes melitus
    Pada mereka yang mengalami penyakit diabetes melitus, kesemutan adalah salah satu gejala atau tanda dari terjadinya suatu kerusakan pada pembuluh darah. Hal ini mengakibatkan terjadinya darah yang mengalir pada ujung saraf yang menurun. Kondisi ini bisa diatasi dengan cara mengendalikan kadar gula darah dengan lebih ketat dan juga dengan mengonsumsi obat-obatan misalnya seperti gabapenting, vitamin B1, dan B12.
  2. Penyakit stroke
    Kesemutan pada tangan bisa saja merupakan salah satu tanda atau gejala dari penyakit stroke ringan. dan hal ini biasanya lebih sering disebabkan karena adanya suatu sumbatan yang terjadi pada pembuluh darah di otak yang bisa mengakibatkan terjadinya kerusakan saraf setempat. Gejala yang muncul lainnya, rasa kebas yang muncul biasanya menyerang separuh badan, mengalami lumpuh diseparuh badan, buta pada sebelah mata, susah berbicara, sakit kepala, penglihatan yang ganda serta kabur. Gejala seperti ini biasanya akan terjadi paling tidak selama beberapa menit atau terjadi kurang dari 24 jam. Kesemutan yang terjadi di waktu tidur atau juga baru bangun tidur, keadaan ini sebaiknya ditangani secara dini untuk mencegah potensi berkembangnya penyakit stroke berat.
  3. Penyakit jantung
    Kesemutan di tangan bukan hanya menyebabkan tekanan yang terjadi pada neuropati. Namun karena adanya suatu komplikasi pada jantung dengan saraf. Pada pasien penyakit jantung yang sedang melakukan operasi pemasangan klep jantung, akan terjadi suatu pembekuan darah yang menempel. Pembekuan ini biasanya bisa terbawa pada aliran darah menuju ke otak sehingga akan terjadi suatu serebral embolik. Jika sumbatan pada otak mengenai darah yang bisa mengatur sistem sensorik, maka si penderita biasanya akan merasakan kesemutan yang terjadi di sebelah tangan saja. Dan jika daerah yang mengatur sistem dari motori juga terkena, maka kesemutan biasanya akan disertai juga dengan terjadinya kelumpuhan.
  4. Infeksi yang terjadi pada tulang belakang
    Hal ini bisa mengakibatkan bagian tubuh yang dimulai dari pusar kebawah tidak bisa digerakkan. Penderita biasanya tidak bisa mengendalikan buang air kecil. Buang air besar juga susah untuk dilakukan. Penyakit ini biasanya disebut dengan istilah Mielitis atau radang sumsum tulang belakang. Tiingkat dari kesembuhan yang biasanya tergantung dari kerusakan yang terjadi. Bisa saja sembuh sebagian, namun ada juga yang mengalami kelumpuhan.
  5. Penyakit rematik
    Penyakit rematik ini bisa menyebabkan kesemutan atau terjadinya rasa kebal. Dalam hal ini biasanya saraf terjepit yang membuat sendi pada engsel misalnya adalah sendi pada pergelangan tangan mengalami perubahan bentuk. Gejala dari kesemutan yang biasanya akan hilang dengan sendirinya jika penyakit rematik sudah sembuh.
  6. Spasmofilia
    Gejala kesemutan yang terjadi di tangan bisa saja salah satu gejala dari penyakit spasmofilia atau penyakit tetani. Penyakit ini bisa saja muncul karena kadar dari ion kalsium yang ada di dalam darah mengalami penurunan. Penyebab yang terjadi disebabkan karena tegangan yang menurun pada karbondioksida di dalam paru-paru. Sedangkan gejala yang lain adalah kejang dibagian tungkai, susah tidur, emosi yang labil, mengalami ketakutan, lemah, mengalami sakit kepala sebelah atau migrain dan hilangnya kesadaran.
  7. Guillan Barre syndrome
    Kesemutan di tangan bisa saja merupakan salah satu indikasi dari penyakit ini. Dan biasanya ditandai dengan gejala demam tinggi, batuk dan mengalami sesak nafas.

Kesemutan di Tangan


=====================================

>>> Propolis – Obat Kesemutan Mengatasi Berbagai Keluhan Kesemutan Secara Alami, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kesemutan and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>