Penyebab Terjadinya Kesemutan Pada Tubuh

Penyebab Terjadinya Kesemutan Pada Tubuh – Pernah menderita kesemutan? Ya rasanya seperti pegal dan agak menusuk-nusuk nyerinya. Kesemutan ini biasanya sering terjadi pada bagian tubuh misalnya adalah ujung jari kaki atau bisa juga pada ujung jari tangan, dan beberapa bagian tubuh lainnya. Penyebab terjadinya kesemutan pada tubuh bisa disebabkan karena saraf yang tertindih pada suatu daerah atau juga organ tubuh yang menyebabkan ujung sarafnya mengalami kelumpuhan.

Penyebab terjadinya kesemutan pada tubuh bisa saja disebabkan karena suatu gejala dari berbagai penyakti degenerative misalnya adalah gangguan liver, penyakit ginjal. Penyakit yang menimbulkan rasa kesemutan lainnya adalah penyakit anemia dan juga sistem kekebalan tubuh yang mengalami gangguan.

Penyebab Terjadinya Kesemutan Pada Tubuh

Penyebab Terjadinya Kesemutan Pada Tubuh

Penyebab Kesemutan

Penyebab terjadinya kesemutan pada tubuh juga bisa disebabkan karena kurangnya mengonsumsi vitamin B, dan juga vitamin B1. Biasanya jika Anda mengonsumsi suplemen atau ekstra tablet vitamin B1 maka keluhan dari gejala kesemutan ini akan hilang.

Namun yang perlu Anda ketahui, waspadalah pada gejala kesemutan yang terjadi dengan frekuensi yang lebih sering, karena bisa saja ini merupakan salah satu gejala awal dari penyakit stroke. Kesemutan juga merupakan salah satu gejala yang disebabkan karena penyakit varises. Penyakit ini biasanya terjadi saat cuaca sedang panas.

Lalu apa yang harus dilakukan untuk mengurangi dan mengatasi rasa kesemutan karena varises adalah dengan membasuh daerah yang mengalami kesemutan dengan menggunakan air yang dingin atau sejuk kemudian dipijat dengan lembut dengan menggunakan campuran dari kamper, mint atau juga dengan menthol. Caranya adalah dengan mengencerkan beberapa tetes minyak kamper dan juga mint ke dalam minyak almond.

Kamper bisa membantu untuk merangsang kulit dan melakukan tindakan untuk melancarkan keluarnya urin yang bisa membantu merangsang terjadinya peredaran darah. Sedangkan mint dan menthol bisa membantu untuk menyejukkan kulit dan memberikan efek yang lama.

Lakukanlah dibarengi dengan pemijatan, pijatan yang dilakukan secara terus menerus akan menyebabkan rasa sakit dan berat serta lelah pada kaki akan berkurang. Dan untuk membantu sebagai peringan efek yang menyejukkan minyak, simpanlah minyak tadi dan juga krim lainnya ke dalam kulkas.

Kesemutan yang terjadi hanya pada satu tangan saja disebabkan karena :

  1. Kesemutan sesaat
    Biasanya hany ini lebih sering disebabkan karena adanya suatu ganguan pada aliran darah yang mengasup oksigen menuju ke saraf tangan, dan hal ini bisa terjadi disaat seseorang tidur dalam keadaan miring dengan satu tangan yang posisinya tertindih pada badan. Kesemutan yang terjadi pada tangan dengan kasus ini biasanya akan hilang disaat tangan sudah terbebas dari tindihan.
  2. Kesemutan yang lama
    Hal ini bisa saja disebabkan karena adanya suatu cedera pada saraf, saraf yang terjepit dan mengalami stroke. Adapun jenis penyakit-penyakit atau juga kondisi yang berhubungan beberapa diantaranya adalah karena sarraf yang terjepit, trauma atau perlukaan, penyakit herpes zoster, tangan yang mengalami kesemutan dan terjadi akibat penyakit stroke, serta akibat penyakit tumor otak.

Sedangkan kesemutan yang terjadi pada kedua tangan biasanya dibarengi dengan kaki yang mengalami kesemutan, dan kebanyakan dari hal ini disebabkan karena suatu kerusakan saraf tepi atau neuropathy perifer. Hal ini biasanya disebabkan karena suatu gangguan penyakit yang lebih bersifat kepada sistemik dan bukan disebabkan karena lokal atau hanya terjadi pada sebagian saraf yang mengalami keterlibatan. Keadaan atau suatu penyakit yang menjadi salah satu penyebab kesemutan ini adalah :

  1. Penyakit diabetes
    Penyakit kencing manis dengan kadar gula yang tinggi dan tidak terkontrol lama kelamaan akan membuat saraf mengalami kerusakan pada saraf perifer yang biasanya ditandai dengan kesemutan yang terjadi, rasa baal serta kaki tangan yang akan lebih dingin.
  2. Penyakit sistemik
    Penyakit sistemik yang termasuk bisa menyebabkan kesemutan adalah gangguan sakit ginjal, penyakit hati, terjadinya kerusakan pada pembuluh darah, penyakit darah, amylodosis, dan gangguan jaringan ikat serta peradangan yang kronis. Terjadinya ketidakseimbangan pada hormon termasuk salah satunya adalah hypothyroidism dan juga penyakit kanker dan tumor jinak yang akan menimpa saraf.
  3. Kekurangan vitamin
    Vitamin E, B1, B6, dan B12 serta niasain merupakan salah satu kandungan vitamin yang sangat baik untuk fungsi dari saraf yang sehat. Jika kurang mengonsumsi vitamin B12, maka akan menyebabkan terjadinya penyakit anemia pernisiosa, dan merupakan salah satu penyebab utama dari neuropati perifer. Namun, terlalu banyak mengonsumsi B6 juga bisa mengakibatkan kesemutan yang terjadi pada tangan dan kaki.
  4. Alkoholisme
    Mereka yang mengonsumsi alkohol banyak dan berlebihan kemungkinan untuk mengalami kekurangan vitamin B1 atau penyakit beri-beri dan juga vitamin yang penting lainnya karena suatu keadaan diet yang buruk sehingga akan menyebabkan masalah neuropati perifer. Ada juga suatu kemungkinan dari minuman yang mengandung alkohol tadi bisa menyebabkan terjadinya kerusakan pada saraf.
  5. Racun
    Logam berat seperti timbal, arsen, merkuri, dan juga talium serta beberapa jenis bahan kimia yang lain dari industri dan lingkungan. Selain itu juga obat-obatan jenis tertentu dan paling utama adalah penggunaan obat-obatan kemoterapi yang biasanya banyak digunakan untuk penyakit kanker paru-paru, namun juga beberapa jenis obat antivirus dan juga obat antibiotik.

Penyebab Terjadinya Kesemutan Pada Tubuh

Posted in Kesemutan | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kesemutan di Tangan

Kesemutan di Tangan - Kesemutan pada pergelangan tangan, ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah. Apabila kondisi tersebut terus didiamkan, otot pada telapak tangan sisi ibu jari akan mengecil. panas atau nyeri (terutama ketika malam), sering disertai kesemutan. Keluhan nyeri itu terjadi pada lengan bawah dan siku, terkadang juga di daerah bahu. Rasa nyeri itu biasanya sedikit berkurang, apabila di penderita memijat atau mengistirahatkan tangan dengan meletakkannya pada posisi yang lebih tinggi.

Kesemutan di Tangan

Kesemutan di Tangan

Kesemutan di Tangan

Kesemutan di Tangan terutama dibagian jari-jari sering dialami oleh siapa saja saat ini, tidak memandang jenis kelamin dan pekerjaan, mulai dari wartawan, mekanik sampai ibu-ibu rumah tangga. Carpal tunnel syndrome (CTS) dalam Bahasa Indonesia disebut sindroma terowongan karpal adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh terjepitnya saraf medianus di daerah pergelangan tangan. Semua keluhan nyeri Kesemutan di Tangan ini tak jarang dirasakan di seluruh bagian tangan sehingga jemari tangan pun sulit untuk menggenggan dan menggepal.

Efek lanjutan dari kesemutan tangan, adalah :

1. Terjadi pembengkakan dan kekakuan pada jari jemari pergelangan tangan dan tangan.

2. Seandainya tak segera diobati, penyakit ini berpotensi mengakibatkan kelumpuhan tangan.

Pengobatan pada kesemutan di tangan

Dengan menjalani serangkaian terapi. penentuan tahapan terapi dipilih tergantung dari tingkat keparahan sindroma tersebut. ada terapi konservatif dan operatif

Terapi konservatif, meliputi :

  1. Mengistirahatkan pergelangan tangan dan mengompresnya dengan kompres dingin.
  2. Pemasangan bidai pada pergelangan tangan pada posisi betral atau lurus. Bidai bisa dipasang terus-menerus atau hanya pada malam hari selama 2-3 minggu.
  3. Pemberian vitamin B6
  4. Fisioterapi
  5. Jika terapi konservatif tidak dapat menyembuhkan, maka terapi operatif berupa pembedahan biasanya akan dilakukan.

Kesemutan di tangan yang dikaitkan dengan analgesik epidural, sedangkan wanita yang tidak mendapat analgesik epidural tetapi mengalami kesemutan sebanyak 2,2 %.

Gejala Kesemutan di Tangan

Gejala kesemutan di tangan bisa disebabkan karena beberapa gangguan penyakit, misalnya adalah :

  1. Penyakit diabetes melitus
    Pada mereka yang mengalami penyakit diabetes melitus, kesemutan adalah salah satu gejala atau tanda dari terjadinya suatu kerusakan pada pembuluh darah. Hal ini mengakibatkan terjadinya darah yang mengalir pada ujung saraf yang menurun. Kondisi ini bisa diatasi dengan cara mengendalikan kadar gula darah dengan lebih ketat dan juga dengan mengonsumsi obat-obatan misalnya seperti gabapenting, vitamin B1, dan B12.
  2. Penyakit stroke
    Kesemutan pada tangan bisa saja merupakan salah satu tanda atau gejala dari penyakit stroke ringan. dan hal ini biasanya lebih sering disebabkan karena adanya suatu sumbatan yang terjadi pada pembuluh darah di otak yang bisa mengakibatkan terjadinya kerusakan saraf setempat. Gejala yang muncul lainnya, rasa kebas yang muncul biasanya menyerang separuh badan, mengalami lumpuh diseparuh badan, buta pada sebelah mata, susah berbicara, sakit kepala, penglihatan yang ganda serta kabur. Gejala seperti ini biasanya akan terjadi paling tidak selama beberapa menit atau terjadi kurang dari 24 jam. Kesemutan yang terjadi di waktu tidur atau juga baru bangun tidur, keadaan ini sebaiknya ditangani secara dini untuk mencegah potensi berkembangnya penyakit stroke berat.
  3. Penyakit jantung
    Kesemutan di tangan bukan hanya menyebabkan tekanan yang terjadi pada neuropati. Namun karena adanya suatu komplikasi pada jantung dengan saraf. Pada pasien penyakit jantung yang sedang melakukan operasi pemasangan klep jantung, akan terjadi suatu pembekuan darah yang menempel. Pembekuan ini biasanya bisa terbawa pada aliran darah menuju ke otak sehingga akan terjadi suatu serebral embolik. Jika sumbatan pada otak mengenai darah yang bisa mengatur sistem sensorik, maka si penderita biasanya akan merasakan kesemutan yang terjadi di sebelah tangan saja. Dan jika daerah yang mengatur sistem dari motori juga terkena, maka kesemutan biasanya akan disertai juga dengan terjadinya kelumpuhan.
  4. Infeksi yang terjadi pada tulang belakang
    Hal ini bisa mengakibatkan bagian tubuh yang dimulai dari pusar kebawah tidak bisa digerakkan. Penderita biasanya tidak bisa mengendalikan buang air kecil. Buang air besar juga susah untuk dilakukan. Penyakit ini biasanya disebut dengan istilah Mielitis atau radang sumsum tulang belakang. Tiingkat dari kesembuhan yang biasanya tergantung dari kerusakan yang terjadi. Bisa saja sembuh sebagian, namun ada juga yang mengalami kelumpuhan.
  5. Penyakit rematik
    Penyakit rematik ini bisa menyebabkan kesemutan atau terjadinya rasa kebal. Dalam hal ini biasanya saraf terjepit yang membuat sendi pada engsel misalnya adalah sendi pada pergelangan tangan mengalami perubahan bentuk. Gejala dari kesemutan yang biasanya akan hilang dengan sendirinya jika penyakit rematik sudah sembuh.
  6. Spasmofilia
    Gejala kesemutan yang terjadi di tangan bisa saja salah satu gejala dari penyakit spasmofilia atau penyakit tetani. Penyakit ini bisa saja muncul karena kadar dari ion kalsium yang ada di dalam darah mengalami penurunan. Penyebab yang terjadi disebabkan karena tegangan yang menurun pada karbondioksida di dalam paru-paru. Sedangkan gejala yang lain adalah kejang dibagian tungkai, susah tidur, emosi yang labil, mengalami ketakutan, lemah, mengalami sakit kepala sebelah atau migrain dan hilangnya kesadaran.
  7. Guillan Barre syndrome
    Kesemutan di tangan bisa saja merupakan salah satu indikasi dari penyakit ini. Dan biasanya ditandai dengan gejala demam tinggi, batuk dan mengalami sesak nafas.

Kesemutan di Tangan

Posted in Kesemutan | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Keluhan Kesemutan

Keluhan kesemutan bisa hanya pada jemari tangan, bisa juga pada jemari kaki, atau seluruh anggota gerak. Pada ibu rumah tangga sering sebab kurang lancer dan derasnya aliran darah sampai ke ujung-ujung jemari. Maka, dengan  upaya yang lebih memperlancar aliran darah, dengan cara lebih bergiat fisik, dan sering menggerak-gerakkan telapak tangan keluhan biasanya sudah teratasi. Tidak jarang penyebabnya lantaran kekurangan vitamin B, khususnya vitamin B1. Jika dengan minum ekstra tablet vitamin B1 keluhannya mereda, berarti memang itu penyebabnya.  Namun bagi yang mengidap  kencing manis, keluhan kesemutan merupakan bagian dari gejala diabetesnya. Termasuk bila keluhan kesemutannya disertai dengan rasa panas dan nyeri diujung-ujung jemari.

Keluhan Kesemutan

Keluhan Kesemutan

Keluhan Kesemutan

Keluhan kesemutan yang beresiko  terserang stroke, anatara lain apabila mengidap darah tinggi, kolesterol darah tinggi , atau kencing manis, kemungkinan keluhan kesemutan sebagai tanda permulaan stroke. Biasanya kesemutannya hanya mengenai salah satu sisi tubuh saja. Kalau bukan tangan atau kaki sisi kiri, tentu sisi yang kanan saja.  Keluhan kesemutan adalah perasaan pegal dan nyeri yang menusuk-nusuk. Kesemutan kerap terjadi pada ujung jari kaki maupun ujung jari tangan juga.  Kesemutan sendiri dapat disebabkan oleh tertindihnya saraf disuatu daerah atau organ tubuh sehingga ujung saraf tersebut menjadi lumpuh.

Keluhan kesemutan sebenarnya adalah peristiwa normal, jika anggota gerak tubuh (kaki atau tangan) tertekan terlalu lama, maka aliran darah yang mengalir ke angora gerak tersebut menjadi kurang lancer, sehingga akan mucnul rasa kebas, selain kesemutan. Ini terjadi karena serabut saraf pada bagian tersebut mengalami gangguan. Kesemutan juga terjadi jika saraf-saraf pada anggota tubuh menurun fungsinnya. Biasanya kondisi ini terjadi karena kekurangan vitamin B kompleks. Tak saja merasa kesemutan sering kali juga disertai rasa tidak enak diujung jemari bahka n bisa sampai terasa oanas seperti terkena air cabai. Keadaan ini disebut neuritis perifer. Ujung-ujung jemari tidak enak, termasuk mengalami kesemutan, meskipun tangan atau kaki tidak tertekan, terjepit, ataupun terhambat aliran darahnya.

Pada orang yang lebih tua, kesemutan bisa berarti lain. Mungkin bagian dari gejala awal penyakit stroke. Kesemutan yang hanya  terasa pada satu atau dua jemari saja, bisa jadi mencerminkan sudah terjanidnya gangguan berupa sumbatan pada bagian otak tertentu, yang menjadi awal dari serangan sebelum stroke muncul. Pada pasien yang sudah lama mengidap penyakit diabetes, mungkin bisa muncul keluhan kesemutan juga. Aliran darah di ujung-ujung jemari sudah tidak berfungsi normal karena pembuluh darah rambut di ujung-ujung jemari sudah tidak utuh sebagai akibat dari komplikasi diabetes (gangguan microcirculation).

Penyebab Kesemutan

Mungkin Anda mempertanyakan mengapa kita bisa mengalami kesemutan? Kesemutan bisa disebabkan karena adanya suatu ganguan pada fungsi serabut saraf. Gangguan yang terjadi ini bisa saja mengenai sistem saraf tepi dan bisa mengenai sel saraf yang letaknya berada di sumsum tulang, atau bisa juga mengenai daerah sepanjang saraf tepi. Pada awalnya keluhan kesemutan hanya akan terasa dibagian ujung jari dan setelah itu akan mengalami peningkatan berubah menjadi rasa sak atau nyeri seperti terbakar.

Sifat kesemutan terbagi menjadi 3 yakni adalah :

  1. Polineuropati
    Untuk kondisi ini terjadinya gangguan pada saraf yang terjadi di beberapa serabut saraf dan lebih sering terjadi di bagian ujung saraf yang paling panjang. Biasanya kesemutan diawali dari ujung jari kaki atau juga dari ujung jari tangan dan kemudian akan naik atau merambat ke arah atas. Polineuropati ini mempunyai sifat simetris yang biasanya lebih berarti dan selalu mengenai ke bagian tubuh ke kiri atau juga kanan.
  2. Mononeuropati
    Dalam keadaan yang seperti ini terjadinya gangguan saraf bisa terjadi hanya dibagian satu saraf saja. Dan penyebaran yang lebih mirip dengan polineuropati yang berbeda dengan kasus mononeuropati hanya menyerang ke bagian satu tubuh saja, misalnya adalah bagian kanan saja sedangkan sebelahnya tidak mengalami.
  3. Radiulopati
    Dalam keadaan ini, gangguan yang terjadi biasanya dimulai dari sel saraf yang letaknya pada sumsum tulang belakang dan sampai ke arah pangkal serabut saraf tadi atau sampai menuju ke arah akar serabut saraf tadi. Kerusakan yang terjadi ini sering disebabkan karena gangguan pada imunologi. Gangguan yang muncul juga bervariasi dan penyebaran yang terjadi juga tidak mempunyai pola yang lebih khusus. Ini disebabkan karena saraf serta sumsum tulang belakang bisa merambat kemana saja.

Jika Anda mengalami kekurangan asupan vitamin B1, vitamin B6, dan juga vitamin B12, maka kemungkinan Anda mengalami masalah kesemutan akan lebih sering. Dimana vitamin ini biasanya paling banyak ada di dalam sayur serta buah-buahan. Jadi ada asuatu kemungkinan pada penderita kesemutan kurang mengasup makanan seperti buah dan sayur. Anda bisa mengonsumsi pemberian vitamin yang sifatnya neurotropik atau jjuga vitamin untuk persyarafan yakni adalah seperti vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin 12 tadi. Pemberian dari vitamin ini bermanfaat untuk membantu mempertahankan sistem saraf tepi yang mengalami gangguan agar tidak mengalami kerusakan dan keluhan kesemutan akan lebih mudah hilang.

Penyebab dari kesemutan juga bisa diakibatkan dari gangguan metabolisme. Gangguan pada metabolisme yang biasanya sering mengakibatkan terjadinya kesemutan dan baisanya disebabkan karena adanya suatu penyakit kanker.

Keluhan Kesemutan

Posted in Kesemutan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kesemutan Pada Kaki

Kesemutan Pada Kaki -Hampir semua orang pernah merasakan kesemutan, mulai dari anak-anak, dewasa, bahkan orangtua sekalipun. Biasanya kesemutan dialami bila duduk bersila terlalu lama, tertidur dengan tangan tertindih kepala, jongkok, mengetik dan lain sebagainya.

Kesemutan Pada Kaki

Kesemutan Pada Kaki

Kesemutan Pada Kaki

Kesemutan Pada Kaki seringkali dianggap sepele, padahal bila kesemutan yang anda alami  bukan dikarenakan salah satu hal diatas, maka jangan sepelekan gejala yang satu ini karena kesemutan dapat menjadi indikasi dari berbagai penyakit, misalnya diabetes mellitus, hipertensi, saraf terjepit, gangguan aliran darah pada pembuluh darah tepi, maupun gangguan darah. Kesemutan bisa menjadi warning, adanya gangguan kesehatan yang serius.

Kesemutan adalah parathesia. Parathesia adalah sensasi pada permukaan tubuh tertentu.yang tidak di picu rangsangan dari dunia luar (sensasi muncul spontan tanpa ada stimulus).

Kesemutan Pada Kaki terjadi jika saraf dari pembuluh darah mengalami tekanan yang terus menerus dalam waktu yang lama, hal ini menyebabkan aliran darah ke saraf tertentu menjadi terhambat, sehingga saraf mengalami kekurangan makanan sesaat yang ditandai dengan kesemutan. Umumnya kesemutan akan mereda jika bagian tubuh yang mengalaminya digerakkan. Namun bila kesemutan tak hilang setelah bagian tubuh digerakkan atau yang semula hanya dialami oleh bagian tubuh tertentu misalnya kaki kemudian merambat ke bagian yang lebih luas atau bila terjadinya sering, kemudian timbul rasa kebal sebaiknya segeralah konsultasikan ke dokter. Kesemutan dengan gejala seperti ini merupakan gejala penyakit serius.

 Komplikasi Kesemutan

Anda harus tahu lebih dalam mengenai kesemutan, karena jika kesemutan yang tidak bisa hilang dengan sendiri, maka hal ini bisa saja menandakan dari adanya suatu gejala penyakit, misalnya adalah seperti penyakit tumor otak. Gejala penyakit tumor otak ini merupakan salah satu tanda atau gejala dari kesemutan, ras yang tebal dan juga baal yang terasa dibagian kaki yang terus menjalar dan menjalar menuju ke atah betis, kemudian ke lutut dengan intensitas dan juga frekuensi yang semakin lama semakin tinggi. Penderita biasanya lambat laun juga akan merasakan kedua kakinya akan terasa lumpuh.

Kesemutan di kaki bisa saja menunjukkan beberapa tanda dari penyakit dibawah ini :

  1. Rasang sumsum tulang belakang atau penyakit mielitis
    Biasanya hal ini terjadi pada orang dewasa, dan terkadang gejala dari kesemutan diawali dari flu berat. Kesemutan yang dirasakan biasanya akan semakin hebat, naik dari arah ujung kaki sampai menuju ke pusar. Gejala yang berkembang kemudian akan menjadi lebih tebal pada bagian permukaan kulit. Setelah fase ini, biasanya penderita akan lebih susah untuk berkalan, ini merupakan salah satu gejala dari radang sumsum tulang belakang yang biasanya disebabkan karena virus yang bernama cytomegalovirus atau CMV. Penderita penyakit ini biasanya tidak bisa mengendalikan buang air kecil dan buang air besar. Penyakit ini bisa disembuhkan secara total, dan bisa sembuh pada sebagian tubuh saja namun ada juga yang mengalami kelumpuhan.
  2. Penyakit kencing manis atau diabetes
    Kesemutan di kaki yang terjadi bisa saja merupakan salah satu tanda atau gejala penyakit diabetes. Kesemutan yang terjadi pada penyakit diabetes adalah salah satu bentuk suatu kerusakan yang terjadi pada pembuluh darah. Hal ini mengakibatkan darah yang mengalir pada ujung saraf akan semakin berkurang. Gejala yang biasanya dirasakan adalah telapak kaki yang terasa lebih tebal, dan kadang juga akan terasa lebih panas. Serta kesemutan pada ujung jari kaki yang terjadi secara terus menerus. Kemudian akan disertai dengan rasa sakit atau rasa nyeri yang semakin menghebat, misalnya seperti sedang di tusuk-tusuk pada ujung telapak kaki dan terjadi paling sering dimalam hari.
  3. Carpal Tunnel Syndrome (CTS)
    Kesemutan yang biasanya lebih sering menyerang ujung jari dan biasanya terjadi pada tangan kanan, kemudian lama kelamaan akan berkembang menjadi rasa tebal saat sedang melakukan aktivitas adalah salah satu gejala dari penyakit CTS. Gejala kesemutan yang terjadi ini berhubungan dengan rongga pada pergelangan tangan atau karpal yang mengalami terjadinya pembesaran pada otot sehingga akan menekan saraf yang masuk pada terowongan tadi. CTS bisa sangat mengganggu dan bisa menjadi salah satu gangguan yang lebih serius jika tidak diatasi dengan benar dan didiamkan lebih lama  misalnya 1-2 tahun. Untuk tahap ini, maka tekanan pada otot sudah mengganggu aliran darah pada tangan, dengan menyebabkan otot-otot yang mengalaminya mengalami kerusakan pada nutrisi yang akan semakin mengecil dan bisa membuat otot menjadi lebih lemah.Untuk orang dewasa, terkadang kesemutan ini biasanya diawali dengan penyakit flu berat. Dan kemudian kesemutan akan menjadi semakin hebat lagi, naik mulai dari ujung jari yang menjalar sampai menuju ke arah pusar. Gejalanya kemudian berkembang menjadi rasa yang tebal, lalu setelah itu penderita akan lebih sulit unutk berjalan. Jia terjadi infeksi dibagian tulang belakang, dan juga pusar kebawah yang tidak bisa digerakkan. Penderita tidak bisa mengontrol atau mengendalikan buang air kecil. Dan buang air kecil lama kelamaan juga akan semakin sulit untuk dilakukan. Penyakit ini disebut dengan istilah Mielitis atau radang sumsum tulang belakang. Dan semua ini tergantung dari terjadinya kerusakan pada penyakit yang bisa sembuh total namun bisa juga terjadi kelumpuhan.

Kesemutan Pada Kaki

Posted in Kesemutan | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Faktor Risiko Kesemutan

Faktor Risiko Kesemutan – Kesemutan adalah sensasi abnormal yang dapat terjadi di bagian tubuh manapun, tetapi paling sering dirasakan di tangan, kaki, lengan, atau kaki. Kesemutan terjadi karena aliran darah yang tidak lancar atau sarafnya lemah (neuropati).

Faktor Risiko Kesemutan

Faktor Risiko Kesemutan

Penyebab Kesemutan

Kesemutan disebabkan oleh beberapa faktor dibawah ini :

  • Posisi duduk atau berdiri untuk waktu yang lama
  • Tekanan pada saraf tulang belakang
  • Kekurangan Vitamin B-12
  • Tingkat abnormal kalsium, kalium atau natrium dalam tubuh
  • Kondisi medis tertentu, termasuk diabetes, tiroid kurang aktif, multiple sclerosis, kejang, migrain atau sakit kepala biasa
  • Kurangnya aliran darah ke daerah tertentu. Misalnya, penumpukan plak dari aterosklerosis di kaki dapat menyebabkan nyeri, mati rasa, dan kesemutan sambil berjalan.

Faktor Risiko Kesemutan dari beberapa penyakit seperti :

Beberapa faktor resiko kesemutan terhadap suatu penyakit adalah :

  1. Penyakit jantung
    Untuk kasus penyakit jantung, kesemutan biasanya juga muncul karena adanya suatu komplikasi dari penyakit jantung dan juga saraf. Yang terjadi contohnya adalah pada penderita penyakit jantung yang sedang melakukan operasi pemasangan katup jantung. Saat pemasangan dilakukan, ada suatu pembekuan darah yang menempel dan kekmudian akan terbawa ke aliran darah atas, dan setelah itu menyumbat pada satu pembuluh darah di otak. Jika sumbatan yang terjadi pada otak itu kebetulan mengenai salah satu darah yang mengatur sistem sensorik pada penderita, biasanya penderita akan merasakan sensasi kesemutan yang terjadi hanya sebelah saja. Jika daerah yang mengatur sistem motorik juga terkena kesemutan, maka faktor resiko kesemutan adalah mengalami kelumpuhan.
    Untuk pasien penyakit jantung, kesemutan yang terjadi bisa muncul karena adanya suatu komplikasi penyakit jantung dengan saraf. Yang terjadi salah satunya adalah jika si pasien sedang menjalani operasi transplantasi, adanya suatu pembekuan darah yang lama kelamaan akan terbawa aliran darah menuju ke atas, sehingga akan terjadi suatu penyumbatan pada otak. Jika kebetulan sumbatan tadi mengenai daerah yang mengendalikan sistem sensori, maka penderita biasanya akan merasakan kesemutan yang hanya terjadi sebelah saja.
  2. Penyakit rematik
    Penyakit rematik bisa menimbulkan masalah kesemutan atau juga rasa tebal. Gejala dari kesemutan yang disebabkan akibat rematik ini baisanya akan hilang dengan sendirinya jika penyakit rematik sudah sembuh. Untuk kasus ini, saraf yang terjepit bukan suatu akibat dari tertekan namun karena sendi pada pergelangan tangan yang mengalami perubahan bentuk akibat dari faktor usia. Operasi yang bisa dilakukan oleh ahli bedah saraf untuk membantu mengendurkan saraf tadi. Namun, jika penyakit rematik ini bisa diobati, maka tindakan operasi tidak dibutuhkan.
  3. Penyakit stroke
    Pada penderita penyakit stroke yang terjadi juga hampri sama. Bahkan juga terjadi lebih dari itu, jika yang diserang adalah pada sistem motorik. Maka biasanya ia akan mengalami kelumpuhan. Namun jika yang diserang adalah sistem motorik saja ia hanya akan merasakan kesemutan disebelah saja.

Pada anak-anak mereka juga beresiko untuk mengalami gangguan kesemutan. Namun jika suatu saat anak mengeluhkan kesemutan di jari-jari tangan dan setelah itu merambaat ke atas kemungkinan mereka mengalami masalah kekurangan vitamin. Dan biasanya hal ini dialami oleh anak-anak yang agak besar, namun kesemutan yang terjadi pada anak-anak jarang terjadi, karena jaringan saraf mereka masih fleksibel dan anak-anak biasanya lebih aktif dalam melakukan suatu gerakan.

Cara Mengatasi Kesemutan

Cara mengatasi kesemutan secara alami adalah :

  1. Perbaiki aliran darah pada bagian tubuh yang mengalami kesemutan, misalnya adalah dengan cara memijat atau juga dengan menggerakkan bagian tubuh yang mengalami kesemutan dengan lebih perlahan.
  2. Memberikan obat yang mengandung akan vitamin B1, B6, dan B12 untuk membantu mengembalikan fungsi dari saraf sehingga kesemutan lama kelamaan akan hilang.
  3. Menghindari konsumsi minuman yang mengandung alkohol karena minuman yang mengandung alkohol akan menyebabkan  defisiensi pada vitamin V, dan paling utama adalah vitamin B1 yang sangat dibutuhkan untuk melakukan aktivitas saraf.
  4. Mengonsumsi buah-buahan misalnya seperti buah pisang dan juga buah kelapa muda.

Cara mencegah faktor resiko kesemutan adalah :

  1. Menjaga sikap dan menjaga posisi
    Setiap kali Anda sedang melakukan suatu aktivitas, tidak ada salahnya jika kita tetap menjaga sikap dan menjaga posisi tubuh yang bisa menekan saraf serta peredaran darah, misalnya adalah dengan menonton televisi sambil tiduran atau juga sambil menulis dilantai dan sambil tengkurap. Sebaiknya hindarilah tidur pada bagian yang keras.
  2. Melakukan olahraga secara teratur
    Mencegah kesemutan terjadi dengan melakukan olahraga secara teratur karena cara ini bisa membantu melancarkan sistem peredaran darah. Sirkulasi yang buruk atau juga kurangnya asupan darah pada tangan serta kaki, bisa mengakibatkan terjadinya mati rasa dan kesemutan. Keadaan seperti ini biasanya terjadi disaat Anda sedang melakukan olahraga otot yang berat atau saat udara sedang dingin.
  3. Mencukupi kebutuhan vitamin B1
    Kurangnya asupan vitamin B1 bisa menjadi sangat mengganggu aliran darah atau rangsangan yang terjadi pada sistem saraf. Untuk membantu memenuhi kebutuhan dari vitamin B, maka kita bisa mengonsumsi jenis makanan yang lebih banyak mengandung zat besi. Serta bahan makanan yang mengandung zat atau serat antara lain adalah sayuran hijau yang segar, daging merah dan biji-bijian.

Faktor Risiko Kesemutan

Posted in Kesemutan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Gejala dan Tanda Kesemutan

Gejala dan Tanda Kesemutan – Kesemutan bisa juga awal dari gejala penyakit serius. Jika sering mengalami kesemutan dan kemudian berkembang menjadi rasa tebal dan baal pada jarinya, segera periksakan ke dokter

Gejala dan Tanda Kesemutan

Gejala dan Tanda Kesemutan ini disebut dengan carpal tunnel syndrome (CTS). Sesuai namanya, gejala ini berkaitan dengan terowongan di pergelangan tangan (karpal). Karena kegiatan tangan yang aktif, otot-ototnya membesar sehingga menekan saraf yang melewati terowongan di pergelangan tangan. Hal ini yang menyebabkan terjadinya kesemutan.

Gejala dan Tanda Kesemutan

Gejala dan Tanda Kesemutan

Gejala di terowongan karpal ini juga umum terjadi pada para lansia penderita rematik. Dalam hal ini, saraf terjepit bukan akibat pembesaran otot melainkan sendi di pergelangan tangan berubah bentuk. Jika kasusnya seperti ini, dokter tentu tidak cukup dengan memberikan solusi yang sederhana. Operasi dapat dilakukan oleh ahli bedah saraf untuk mengendurkan saraf yang terjepit itu dan memperlebar terowongannya. Namun, jika rematiknya dapat diobati, tindakan operasi tidak diperlukan.

CTS bisa menjadi gangguan lebih serius jika didiamkan cukup lama, misalnya 1-2 tahun. Pada tahap ini jepitan sudah mengganggu aliran darah ke tangan, dengan akibat otot-otot yang kekurangan makanan jadi mengecil. Mengecilnya otot membawa akibat tenaga otot menjadi berkurang. Barangkali ibu jari atau jari lain menjadi lemas. Tentu dibutuhkan tindakan operasi untuk membebaskan terowongan terjepit tadi. Meski operasi kecil, karena menyangkut saraf, pasien tetap harus dibius. Hanya saja, setelah operasi butuh waktu lama untuk memulihkan kondisi tangan, karena otot yang telah terlanjur mengecil itu membutuhkan latihan agar membesar dan kembali kuat.

Penyebab Kesemutan

Umumnya seseorang mengalami kesemutan akibat :

  • Posisi tubuh tertentu yang membuat saraf terjepit
  • Duduk di lantai dengan kaki dilipat untuk waktu lama
  • Ketiduran saat nonton TV pada posisi tidur yang tidak benar
  • penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, penyakit stroke, dan penyakit varises.

Tetapi bila bagian tubuh itu dikibas-kibaskan atau digoyang-goyangkan, kesemutannya akan hilang. Namun ada pula kesemutan yang tidak hilang sendiri.

Pada dasarnya kesemutan merupakan suatu gejala manifestasi dari gangguan sistem saraf sensorik akibat rangsang listrik di sistem itu tidak tersalur secara penuh dengan sebab macam-macam. Yang paling sederhana, misalnya, jalan darah tertutup akibat satu bagian tubuh tertentu ditekuk terlalu lama. Pada orang sensitif, tidur miring terlalu lama saja dapat menyebabkan kesemutan. Juga duduk dengan siku ditekuk.

Sistem saraf sensorik mempunyai prosedur kerja baku. Stimulus berupa sentuhan, tekanan, rasa sakit, dan suhu panas atau dingin diterima oleh reseptor di kulit, yang lalu dikirimkan ke saraf tepi, lalu masuk ke dalam susunan saraf pusat di sumsum tulang belakang. Di sini stimulus diteruskan ke atas sampai ke thalamus (pusat penyebaran utama impuls-impuls sensoris). Dari sini stimulus dikirimkan ke kulit otak (cerebral cortex). Baru pada saat inilah apa yang dirasakan tadi disadari oleh si individu.

Jika ada gangguan dalam jalur sensori baku tadi, timbullah kesemutan. Kesemutan yang tidak disertai gejala-gejala lain biasanya menandakan adanya gangguan pada reseptor di kulit atau pada cabang-cabang saraf tepi. Namun kita mesti lebih waspada jika ada gejala lain di luar kesemutan. Bukan hanya kelumpuhan, kesemutan bisa juga disertai gangguan penglihatan, pendengaran, gabungan keduanya, atau lainnya. Jika ada tumor di otak selain gejala kesemutan atau tebal tadi, ada juga sakit kepala, muntah-muntah, dan kelumpuhan kecil.

Kesemutan sebagai bagian dari gejala penyakit sebenarnya tahap paling awal dari suatu proses kehilangan rasa. Kalau tahap paraesthesia sudah terlampaui, penderita meningkat pada hypaesthesia (baal) sampai akhirnya mengalami anaesthesia (hilang rasa sama sekali).

Kesemutan memang Gejala dan Tanda Kesemutan amat penting. Kalau gejala kesemutan itu makin lama makin berat, intensitasnya makin tinggi, bidang cakupannya makin luas dan frekuensinya makin sering, segeralah periksakan diri ke dokter.

Maka bila kesemutan tidak hilang hanya dengan dikibaskan, bila tadinya hanya terasa di dua jari kemudian di semua jari, lalu merambat ke tangan; bila tadinya hanya terjadi sekali-sekali namun kini hampir tiap hari, atau bila kesemutannya telah meningkat menjadi baal, sebaiknya diperiksakan ke dokter.

Cara Mengatasi Kesemutan

Cara mengatasi gejala dan tanda kesemutan yang terjadi di tangan adalah:

  1. Sebaiknya posisikanlah tangan Anda dengan posisi yang nyaman
  2. Jika kesemutan yang terjadi pada tangan sebelah kiri, maka jentikkanlah dengan sekuat tenaga jempol kaki kanan Anda.
  3. Jika terjadi kesemuutan pada tangan sebelah kanan, maka Anda bisa menjentikan jempol kaki sebelah kiri sekuat tenaga.
  4. Dengan melakukan cara ini, maka kesemutan yang Anda rasakan akan hilang, yang tertinggal hanya rasa kebas dan itupun rasanya tidak akan menyiksa.
  5. Anda hanya cukup mendiamkan sampai aliran darah kembali normal dan rasa kebas lama kelamaan akan hilang.

Sedangkan cara mengatasi kesemutan yang terjadi pada kaki adalah :

  1. Posisikanlah kaki senyaman mungkin
  2. Jia kesemutan yang terjadi pada kaki sebelah kanan maka Anda bisa menjentikkan jempol tangan sebelah kiri dengan sekuat tenaga
  3. Jika kesemutan yang terjadi di sebelah kaki kiri, jentikanlah jempol tangan kanan Anda sekuat tenaga
  4. Jika Anda melakukan cara ini dengan benar, maka kesemutan pada kaki akan hilang dan tinggal rasa kebas saja.
  5. Kemudian diamkanlah selama beberapa saat sampai aliran darah kembali normal.

Gejala dan Tanda Kesemutan

Posted in Kesemutan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Kesemutan

Penyebab Kesemutan – Kesemutan adalah gejala yang bisa dialami oleh siapa saja, kondisi ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Kesemutan atau dalam bahasa medisnya disebut dengan parestesia adalah sensasi pada permukaan tubuh tertentu yang tidak dipicu rangsangan dari dunia luar. Sebenarnya parestesia adalah sensasi rasa dingin atau panas di suatu bagian tubuh tertentu, atau sensasi rasa dirambati sesuatu. Parestesia itu timbul bila terjadi iritasi pada serabut saraf yang membawa sensasi kesemutan.

Penyebab Kesemutan

Penyebab Kesemutan

Keluhan kesemutan bisa hanya pada jemari tangan, bisa juga pada jemari kaki, atau seluruh anggota gerak. Pada ibu rumah tangga sering terjadi. Hal ini dikarenakan kurang lancar dan derasnya aliran darah sampai ke ujung-ujung jemari. Maka, dengan upaya lebih memperlancar aliran darah, dengan cara lebih bergiat fisik, dan sering menggerak-gerakkan telapak tangan keluhan biasanya sudah teratasi.

Gejala-Gejala Kesemutan

Namun bila kesemutan tidak hilang setelah bagian tubuh digerakkan, atau semula hanya dialami sebagian kecil organ tubuh namun kemudian merambat ke bagian yang lebih luas; atau bila semula hanya terjadi sekali-sekali dan menjadi kian sering; atau bila kesemutan menjadi rasa kebal, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Kesemutan jenis ini merupakan gejala penyakit serius.

Dokter akan menyelidiki bagian tubuh yang mengalami kesemutan, luasnya, tempat awal kesemutan, dan perkembangan kesemutan itu sejak awal. Semua informasi ini akan menunjukkan penyebab masalah. Bisa jadi pada saraf tepi, pada otot, sumsum tulang belakang, atau bahkan otak.

Penyebab Kesemutan

Tidak jarang penyebabnya lantaran kekurangan vitamin B, khususnya vitamin B1. Jika dengan minum ekstra tablet vitamin B1 keluhannya mereda, berarti memang itu penyebabnya.

Namun, bagi yang mengidap kencing manis, keluhan kesemutan merupakan bagian dari gejala diabetesnya. Termasuk bila keluhan kesemutannya disertai dengan rasa panas dan nyeri di ujung-ujung jemari

Kesemutan pada yang beresiko terserang stroke, antara lain apabila mengidap :

Kemungkinan Penyebab Kesemutan sebagai tanda permulaan stroke. Biasanya kesemutannya hanya mengenai salah satu sisi tubuh saja. Kalau bukan tangan atau kaki sisi kiri, tentu sisi yang kanan saja.

Kesemutan Akibat Varises

Untuk menghindari atau mengobati kesemutan akibat varises, terutama ketika cuaca sedang panas, cobalah agar kaki dan kulit tetap sejuk dan terhidrasi. Apabila merasakan kesemutan atau hangat, basuhlah daerah tersebut menggunakan air sejuk dan kemudian pijatlah dengan lembut menggunakan kamper, mint atau menthol : encerkan beberapa tetes minyak kamper dan minth atau menthol ke dalam minyak almond. Kamper merangsang kulit dan bertindak sebagai pelancar keluarnya urin yang merangsang sirkulasi darah. Mint dan menthol membantu mendinginkan kulit dan memiliki efek lama. Memijat dengan menambahkan minyak ini pada minyak dasar tidak hanya membantu meningkatkan sirkulasi darah ke kulit, namun juga membantu agar kulit terhidrasi. Dengan penggunaan terus-menerus, rasa berat dan lelah pada kaki akan berkurang. Untuk meringankan efek menyejukkan dari minyak, simpanlah minyak tersebut dan krim lainnya di dalam lemari pendingin.

Selain akibat penyebab kesemutan diatas, penyebab kesemutan yang lain adalah :

  1. Rangsangan listri terhambat
    Kesemutan pada dasarnya adalah suatu gejala dari gangguan yang terjadi di sistem saraf sensorik yang terjadi akibat dari rangsangan listrik di dalam sistem tersebut tidak bisa tersalurkan dengan baik dan dengan penuh. Yang paling sederhana adalah bahwa jalan darah yang tertutup akibat dari satu bagian tubuh tertentu yang ditekuk atau juga ditekan dengan waktu lama.
  2. Gangguan hormon
    Gangguan yang terjadi pada tingkat hormon yang bisa mengakibatkan terjadinya pembengkakan di kaki dan juga bagian ankie atau bagian pergelangan kaki yang akan memicu terjadinya tekanan pada saraf. Selain itu, pembengkakan juga akan membuat aliran darah menuju ke otot mengalami gangguan yang bisa menyebabkan terjadinya kram dan suatu penumpukkan pada asam laktat dan buruknya oksigenasi yang terjadi.
  3. Kurang kalsium
    Kekurangan asupan kalsium akan membuat terjadinya kesemutan. Kalsium adalah salah satu jenis mineral yang sangat penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan kontraksi otot dan juga transmisi pada saraf. Selain itu kekurangan kalsium akan membuat kram otot dan terjadi kesemutan, namun kemungkinan juga merupakan salah satu tanda dari penyakit gagal ginjal, kurangnya vitamin D, dan hipoparatiroidisme atau terjadinya penurunan fungsi kelenjar paratiroid.
  4. Cedera
    Penyebab kesemutan yang lainnya adalah karena cedera atau akibat kram dan trauma kompresi saraf yang terjadi disebabkan karena seseorang mengalami suatu kecelakaan pada cedera tulang belakang atau mengalami patah kaki. Bekas luka yang terjadi pada sekitar saraf dan juga arthritis pada tulang belakang atau juga pada kaki yang akan memicu terjadinya sensasi tidak normal dan terjadinya kejang pada otot selama setahun kemudian.
  5. Rheumatoid arthritis
    Menurut salah satu penelitan, Rheumatoid arthritis ini terjadi pada pergalngan kaki yang bisa menyebabkan bagian tarsal tuneel syndrome. Tekanan yang terjadi dari dekatnya pembengkakan akan membuat pemicu kesemutan yang terjadi di kaki. Sebaiknya usahakan agar kaki Anda tetap terangkat ke atas untuk meringankan gejala yang muncul. Namun, pada kasus rheumatoid kronis, dokter biasanya akan menyarankan penderita untuk melakukan operasi.

Penyebab Kesemutan

Posted in Kesemutan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment